Uncategorized

Polisi Tetapkan 16 Orang Sebagai Tersangka Pasca Penggrebekan Kasus Judi Online di Cengkareng


iframe, .txt-article > * > iframe’).each(function() { var currentElement = $(this); var h = currentElement.attr(“height”); var w = currentElement.attr(“width”); currentElement.css(“max-width”,”100%”); var nw = parseInt(currentElement.width()); var nh = (h / w) * nw; currentElement.css(“height”,nh+”px”); }); }); */ ]]>

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polsek Cengkareng akhirnya menetapkan 16 orang sebagai tersangka kasus judi online pasca penggrebekan yang dilakukan di sebuah apartemen wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (16/1/2023) lalu.

Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Damastyo mengatakan, ditetapkannya 16 orang tersangka itu usai pihaknya melakukan penyelidikan terkait kasus judi online tersebut.

“Dari hasil penyelidikan terhadap 24 orang operator judi online, sebanyak 16 orang operator judi online ditetapkan sebagai tersangka,” kata Ardhie dalam keterangannya, Rabu (18/1/2023).

Dikatakan Ardhie, keputusan menetapkan 16 orang itu menjadi tersangka lantaran mereka turut andil dalam merekrut anggota untuk diajak bermain judi online.
Sedangkan delapan orang lainnya, hingga kini masih berstatus sebagai saksi.

Hal itu dikarenakan setelah diselidiki ternyata lima dari delapan orang ini pada saat penangkapan mereka baru datang untuk bekerja sedangkan tiga lainnya hanya mampir ke tempat temannya.

“Meski demikian belum ada laporan di Polsek Cengkareng terkait kerugian dari korban judi online akibat maraknya permainan judi online tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polisi melakukan penggrebekan terhadap markas judi online di sebuah apartemen kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (15/1/2023).

Dalam penggrebekan tersebut sebanyak 24 orang berhasil diamankan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Cengkareng.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, adapun penggrebekan praktik judi online itu bermula dari laporan masyarakat yang melaporkan bahwa terdapat praktik judi online di area apartemen tersebut.

“Dari situ kami beserta tim Reskrim langsung ke lokasi dan mengamankan 24 orang di tujuh unit Apartemen City Park,” kata Ardhie dalam keteranganya, Minggu (15/1/2023).

Lanjut Ardhie, adapun para pelaku judi online ini semuanya berperan sebagai operator yang selama ini menjalankan praktik judi online tersebut.

Dalam praktiknya, dikatakan Ardhie, mereka mengoperasikan judi online itu dengan menggunakan komputer dan laptop yang terdapat di lokasi apartemen itu.

“Sementara informasi yang kami dapat ada beberapa yang menjadi operator karena diajak oleh temannya yang sudah terlebih dahulu menjadi operator judi online,” ujarnya.

Baca juga: Puluhan Orang yang Diduga Operator 4 Situs Judi Online Diamankan di Cengkareng

Meski begitu, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan apakah sejumlah pelaku judi online yang telah diamankan ini merupakan jaringan yang pernah pihaknya ungkap sebelumnya atau bukan.

Hal ini yang dikatakan Ardhie masih coba pihaknya selidiki terkait kasus judi online tersebut.

“Sementara masih kami selidiki dan kami berupaya untuk mencari lagi atasannya,” pungkasnya. 

Source

Similar Posts